Sendai Angklung Club

Suasana Latihan dan Performance, Cerita2, Foto2

My Photo
Name:
Location: Sendai, Miyagi, Japan

Sendai Angklung Club (SAC) is a group whose members are Indonesians living/studying in Sendai, Japan, sharing similar interest on traditional Indonesian instrument called Angklung. The club has perfomed various songs (Indonesian, Japanese, others) in many charity and international cultural exchange events around Miyagi prefecture.

Monday, March 24, 2008

Batal di Living Sendai, Tampil di Kitayama



Sebetulnya tanggal 15 Maret 2008 SAC mendapat kesempatan tampil di Kantornya koran Living Sendai. Cuma setelah dilihat penonton yang akan datang sepertinya dibawah 10 akhirnya dibatalkan. Sayang juga yaa..kesempatan untuk lebih memperkenalkan angklung ke masyarakat Sendai belum diijinkan Allah.

Tapi tidak perlu kecewa, karena pihak Kitayama shimin senta dengan senang hati mengundang kita tampil dihari yang sama. Setelah melihat kita latihan yang lumayan bagus menurut mereka, sayang juga kali kalau tidak dimanfaatkan hehehe... Yang pasti penampilan ini adalah terakhir untuk kang Budi dan Teh Lusi sekaligus penampilan perdana untuk mba Awi, Izul dan Au.

Semoga setelah ini akan ada lagi undangan tampil sehingga akan lebih terasah dan terampil main angklungnya. Terutama untuk anggota baru.

Perpisahan Kang Budi dan Teh Lusi


Tidak terasa bulan Maret hampir berakhir. Saatnya Kang Budi dan Teh Lusi siap-siap kembali ketanah air. Sangat berat rasanya melepas mereka. Karena selama ini Kang Budi dan Teh Lusi sudah menjadi kakak, guru dan sahabat buat kita semua. Sebagai salah dua pendiri SAC yang terakhir meninggalkan SAC, terlalu banyak kenangan dan romantika yang kita alami.

Saat-saat latihan, perjalanan ketempat pentas dan pentasnya sendiri tiap tempat selalu menimbulkan kesan dan kenangan yang berbeda. Kang Budi yang selalu full smile, ramah dan ngayomi selalu siap menjadi kakak buat kita semua. Teh Lusi yang sabar dan selalu merangkul kita semua selalu menjadi teman cerita yang menyenangkan. Mereka berdua adalah keluarga kedua buat kita.

Semoga apa yang kita alami selama ini menjadi kenangan manis. Terima kasih Akang dan Teteh atas persahabatan dan kekeluargaan yang terulur selama ini. Sungguh Kalian dan Ifan akan selalu dihati kami. Semoga sekembali ketanah air segera beradaptasi dan Ifan segera mendapatkan adik.

Doa kami selalu menyertai. Sayonaraaa.....